annyeong donghae oppa chapter 1

Akhirnya,, setelah hampir 4 tahun aku di training aku bisa menjadi seorang bintang. Itulah yang di bayangkan oleh donghae selama 4 tahun ini. Untuk mewujudkan cita-cita ayahnya yang menginginkan dia untuk menjadi bintang yang bersinar.
Selama ia membayangkan hal itu ia melewati pengumuman di depan ruang studio rekaman.
UNTUK ORANG YANG DISEBUTKAN NAMANYA HARAP BERKUMPUL DI RUANG RAPAT S.M.

Tak lama ia membaca pengumuman itu ia melihat namanya tertera di salah satu papan pengumuman, ada sahabat baiknya disana, Kibum, dan pertemuan itu akan diadakan.. SEKARANG!!! Dengan sigap donghae berjalan menuju ke ruang rapat S.M.
“Annyeong” katanya sambil mengetuk pintu
“Annyeong”kata seseorang yang ada disana
“Kau hampir terlambat, untung saja aku belum memulai rapat ini” lanjutnya
“Maaf, aku baru saja melihat pengumuman itu barusan” kata donghae seraya duduk disebelah Siwon

5 jam mereka ada diruangan itu, entah apa yang sedang mereka bicarakan. Donghae tidak terlalu memikirkan apa yang dikatakan orang yang sedang menjelaskan sesuatu, sesekali ia menguap dan melihat sekelilingnya, Shindong sejak asyik memakan cemilan, Kang in sudah tidur dan beberapa kali dibangunkan Eunhyuk. Sementara Hankyung sibuk membuka kamus dan menanyakan sesuatu mengenai apa yang dibicarakan orang itu pada Siwon, Kibum yang ada disebelahnya pun sesekali mengecek handphonenya. Sedangkan yang lainnya memperhatikan orang yang sedang berbicara tersebut.
Akhirnya setelah mereka berkumpul di ruang rapat itu selama 5 jam, Sungmin langsung pergi untuk makan malam dengan Ryeowook dan Eunhyuk, sedangkan yang lainnya memutuskan untuk minum-minum kopi di cafetaria.
“Eh apa seh yang barusan diomongin sama orang itu apaan??” tanya Donghae
“Entahlah, sepertinya kita bakal membuat grup penyanyi baru” jawab Leeteuk
“Huh, berapa grup yang akan dibuat, sepertinya aneh sekali, 12 orang dalam satu panggung dan menari serta menyanyikan lagu secara bersamaan, rasanya tidak masuk akal” Kangin ikut-ikutan protes.
“Sudahlah lagian itu belum tentu jadi, aku hanya ingin aku cepat-cepat menjadi orang” kata Siwon
“Memang kamu siapa? Sepertinya dahulu kamu memang bukan orang” kata Kibum
“Huh dasar anak kecil” kata Siwon
Setelah seminggu rapat itu, aku jadi sering disuruh latihan bersama orang-orang yang aku kenal meskipun tidak dekat, kami diberi lagu-lagu aneh dan disuruh menyanyikannya. Dan sorenya kami disuruh rapat lagi.
“Kalian akan membentuk grup penyanyi yang bernama SUPER JUNIOR, dengan leader Leeteuk. Dan anggotanya adalah Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum. Selamat” kata orang yang berbicara itu.
“Kalian akan rekaman album pertama kalian, dan menggunakan dance sebagai keunggulan kalian… dan kalian akan mengeluarkan album pertama kalian tahun depan” lanjutnya.
Dan itu membuat hati Donghae senang, setelah rapat itu ia langsung ke rumah sakit untuk menemui ayahnya yang kena penyakit kanker paru-paru.
“Ayah, apakah ayah sudah merasa sehat?”tanya Donghae
“Ayah sudah lebih baik, bagaimana dengan trainingmu, sepertinya hari ini kamu senang sekali”
“Ia ayah, di S.M. aku dan yang lainnya dibuatkan grup penyanyi, dan besok aku sudah mulai persiapan album itu, dan nanti album itu akan aku persembahkan untukmu yah”
“Terima kasih, kamu adalah anakku yang sangat cerdas, ternyata bakatmu sekarang sudah bisa dimanfaatkan”

Sudah tiga bulan aku dan member suju dipersatukan, ternyata para member mengasyikan sekali, Teeki hyung yang baik, Heechul hyung yang lucu, Hankyung hyung yang bisa membuat nasi goreng yang enak sekali meskipun bahasanya masih belepotan, kini kami baru menyelesaikan 2 lagu, dan kami sudah semakin kompak dengan tarian kami, rasanya sudah tidak sabar aku menunggu tahun depan…
“Nih untukmu, sepertinya hyung lelah sekali” kata Kibum
“Oh, makasih, kamu perhatian sekali” kataku sambil mencubit pipinya
“Huh, sepertinya waktu berjalan sangat lambat, aku ingin sekali cepat-cepat mengeluarkan album agar aku bisa membuktikan pada ayahku bahwa seni memang bakatku” lanjutku sambil meminum minuman yang diberikan Kibum padaku
“Memang ayah hyung tidak mengijinkan hyung untuk menjadi seorang bintang”
“Tidak, malah ayah sangat mendukungku, tapi ayahku sedang sakit sekarang, aku harus bisa membanggakan diri untuk ayah”
“Wah anak yang berbakti ya,,,”

“Uhmmm,, ini dibacanya apa ya?” tanya Hankyung pada Siwon
“Huh, masa ini saja tak bisa kau baca?” jawab Siwon
“Apakah kamu sudah bosan mengajariku berbahasa korea” tanya Hankyung lagi

“Tidak, aku sedang capek hyung”
“Oh kamu tak mau ku ganggu, mengapa tak bilang dari tadi”
Semua member memperhatikan mereka yang sedang berisik berbahasa china, Donghae menghampiri Hankyung dan mengajarinya membaca huruf korea dan mengubahnya menjadi huruf china agar Hankyung mudah menghafalnya. Donghae mendapat ilmu itu karena dulu ia ikut pamannya yang bekerja di china, dan kini Donghae sangat lancar berbahasa dan menulis huruf china, maupun sebenarnya masih jago Siwon daripada dirinya. Kasian Siwon sudah mati-matian mengajari Hankyung hyung.
“Bagaimana hyung? Sudah mengerti, maaf tulisanku masih acak-acakan, semoga ini bisa membantu”
“Tak apa, aku yang harusnya meminta maaf, dan berterima kasih padamu yang sudah mengajariku, lain kali aku bisa meminta bantuanmu lagi kan??”
“Jangan sungkan, aku akan membantumu kapan saja” jawab Donghae
“Bagaimana hari ini, apakah ada kemajuan??” tanya Donghae pada ayahnya
“Lebih sehat, sepertinya aku sudah tidak sabar melihatmu masuk di tv”
“Kalau begitu akan aku nyanyikan satu lagu untuk ayah, tapi aku hanya menyanyikan bagianku dan reffnya saja ya”
“Baiklah, sangat aneh anakku hanya menjadi salah satu dari 12 member, jadi bagianmu sedikit sekali”
“Tapi aku bersyukur, karena aku bisa ada dalam grup ini ayah”
“Sudah-sudah cepat nyanyikan”
Donghae menyanyikan lagu twins pada ayahnya, tak lama setelah itu mereka berdua bercanda sampai akhirnya ayah donghae mengajaknya untuk berkeliling rumah sakit.
“Donghae,,,”
“Ya ayah?? Apakah ayah ingin sesuatu??”
“Tidak, ayah hanya berfikir apakah ayah bisa melihatmu sampai kau ada di tv nanti”
“Jangan berfikir seperti itu ayah, meskipun ayah sakit dan divonis tidak akan sembuh, ayah harus tetap kuat karena aku akan selalu ada untuk ayah”
“Terima kasih anakku”
Akhirnya waktu yang ditunggu Donghae tiba, kini ia dan member suju lainnya ada di ruang make up, berita tentang mereka sudah ada di internet, bahkan Siwon sudah mempunyai fans sendiri karena sebelumnya ia sudah menjadi seorang bintang film.
Setelah mereka berdoa bersama-sama, mereka di giring di belakang panggung dan menunggu untuk dipanggil. Setelah mereka dipanggil, mereka memperkenalkan diri dan menyanyikan beberapa album pertama mereka.
Mereka semua sangat bersyukur karena banyak sekali orang-orang yang mendukung mereka. Mereka mulai manggung dan promosi album mereka, dan tak terasa sudah satu bulan mereka berkeliling korea untuk mempromosikan album mereka…
Ayah donghae mulai sakit-sakitan lagi karena sudah dua minggu donghae tidak menjenguknya, keadaannya tambah parah, dengan bantuan leeteuk donghae akhirnya bisa mendapatkan ijin untuk menjenguk ayahnya.
“Bagaimana keadaan ayah bu?”
“ayah hanya sedang turun keadaannya, nanti kalau ia bangun ia akan senang melihatmu”
“oya apakah ayah sudah melihatku di tv??”
“huh untuk apa ayah melihat seorang bintang bila di depan ayah ada bintang yang aslinya” tiba-tiba ayah donghae bangun dan mengolok donghae
“ah ayah, bukankah ayah memang menginginkanku untuk masuk tv kan??”
“iya, iya, menyebalkan sekali disini, tak ada tv di ruang sekecil ini”
“apakah ayah mau pindah kamar??” tawar donghae
“nanti uangnya?? Apakah ayah semanja itu hingga ingin pindah kamar untuk melihat anak nakal ini masuk tv”
“sudahlah kalau ayah tidak mau, sayang lo, mungkin saja nanti aku keburu tur dan ayah tidak melihatku nanti nyesel lo,, haha..”
“sudah-sudah dasar laki-laki sama saja, lebih baik ayah pindah jadi ketika ayah istirahat ibu bisa menonton tv dan melihat donghae menyanyi” ibu donghae ikut-ikutan
“yah ibu sama saja, baik-baik bila kalian memaksa, aku akan pindah ruangan”
“bilang saja mau melihatku di tv”
“huh, dasar anak yang aneh”
Setelah memindahkan ayahnya ke ruangan vip donghae memberikan cd dan kumpulan video suju pada ibunya. Dan malamnya donghae dijemput kibum dan kembali ke apartemen.
Akhirnya tour keliling korea suju akan digelar, donghae kembali ke rumah sakit dan meminta restu kedua orangtuanya, dan meminta maaf bahwa nanti selama sebulan dia tidak bisa menjenguk ayahnya.
“sudah-sudah pergilah, daripada aku bosan melihatmu menangis seperti itu dan memohon restu, seperti akan menikah saja”
“dasar ayah, bagaimana bila aku tiba-tiba ingat ayah dan lupa liriknya, itu kan akan menjatuhkan aku”
“sudah ingat ayah saja yang sedang menonton konsermu, jangan lupa simpan handphonemu agar tidak menganggu saat kamu bernyanyi.”
“ia.. ia,, doakan aku ya ayah”
“ya anakku,, hwaiting” kata ayah donghae sambil mengepalkan tangannya
“yeah hwaiting!!” balas donghae seraya keluar menuju dunia yang keras ini.
Setelah dirinya dan member suju yang lainnya selesai menyanyikan lagu twins andalan mereka, donghae mengaku bahwa saat sebelum reff dirinya terpeleset dan terlihat di kamera, untung member suju yang lainnya memaafkan diirnya, dan setelah itu donghae dipanggil karena handphonenya berbunyi dari tadi. Ternyata ibunya yang menelepon.
“annyeong”
“annyeong” ibunya menjawab sambil terisak-isak seperti sedang menangis
“ada pa bu?? Apakah ayah sakit lagi??” donghae mulai gelisah

Seluruh anggota suju langsung diam ketika leeteuk meminta mereka diam untuk mendengar pembicaraan mereka. leeteuk memegangi pundak donghae, shindong sudah siap dengan air putih, ryeowook sudah tak kuasa melihat donghae ketika ibunya berbicara dengannya, siwon memegangi ryeowook dan kangin hanya diam seribu bahasa. Yesung yang juga sedang menelfonnya tiba-tiba langsung menghentikan pembicaraan dan menutup telfonnya.
“donghae-sshi,, ayahmu..”
“kenapa ayahku?? Cepat ibu katakan!!”
“ayahmu ingin berbincang denganmu nih!!” kata ibu donghae sambil menahan tawa dan memberikan handphonenya pada ayahnya, ayahnya tertawa terbahak dan mengambil handphone dan berkata
“ayolah donghae, ayah hanya bercanda, ayah bosan disini karena ayah tak ada teman bercanda, lagipula lama sekali kau promonya, aku kan bosan”
“ayah ini bagaimana?? Aku kaget sekali ketika ibu berkata ayah akan mati!!”
“huai anakku, tenang saja, ayah tidak akan mati sebelum melihatmu menjadi seorang yang berhasil, jadi ayah bisa tenang di alam sana ketika ayah mati, karena sebelumnya ayah sudah melihatmu menjadi orang yang berhasil”
Donghae menangis, ia tak kuasa menahan tangisnya, karena ayahnya begitu mengharapkan anaknya untuk berhasil, ia menjadi mengingat dulu ayahnya begitu sering mengajaknya bercanda ketika donghae sedang sedih, itu membuatnya sangat kaget ketika ternyata ibunya pun bersekutu untuk menjaili dirinya.
“huh, aku kesal sama ayah… lain kali aku tidak akan meladeni telfon ayah bila ayah menjaili aku seperti ini, ibu juga, apa ibu tega melihat aku sedang capek lalu ibu berkata seperti itu??”
“tenanglah anakku, makanya, cepat-cepatlah kau pulang, ibu juga sudah lelah menunggu ayahmu disini, dia begitu cerewet”
“doakan saja aku ya!!”
“baiklah anakku”
Ketika donghae menutup telfonnya, ia melihat sekelilingnya, ia hanya menahan tawa ketika semuanya sudah memasang muka terharu. Apalagi muka ryeowook yang hampir pingsan.
“haha, dasar kalian, nih biar aku minum airnya terima kasih hankyung oppa” kata donghae sambil merebut air yang ada di tangan hankyung
“dasar, satu keluarga sama saja, pantas saja kibum kecil gitu, ternyata donghae selalu menjaili donghae.
Kibum yang habis dari kamar mandi hanya bengong-bengong sendiri, seluruh member suju langsung tertawa terbahak-bahak ketika kibum melihat muka para hyungnya yang habis nangis namun langsung tertawa.

nb:berhubung susah nyari ini di suju ff aku masukan ke blog ku…haaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: